Artikel

 

Pesugihan Dalam Kebudayaan Jawa

 

Dalam kebudayaan masyarakat Jawa, Pesugihan sudah memiliki sejarah panjang. Bahkan sejak zaman Kerajaan Mataram (Kartasura) sampai zaman kemerdekaan, Pesugihan tetap saja menjadi salah satu fenomena sosial. Menurut konsep spiritual  Ilmu Kejawen, lelaku atau tirakat Pesugihan tergolong jalur pangiwa (kiwa= kiri)  sebagaimana ilmu santet dan pengasihan atau pelet.

 

 

  • Apa itu Pesugihan?

    Istilah Pesugihan berasal dari bahasa Jawa ‘sugih’ yang berarti kaya. Pesugihan memiliki makna sebagai suatu upaya untuk mencari kekayaan materi berlimpah. Upaya ini kerap dikaitkan dengan kekuatan gaib yang sering menuntut pengorbanan, imbalan, serta tumbal baik orang lain maupun anggota keluarga sendiri. Meskipun sebenarnya tidak semua Pesugihan seperti itu.

     

    Banyak anggota masyarakat yang berpikiran keliru, ingin mengubah nasibnya secara spontan tanpa bekerja lewat Ilmu Pesugihan. Pikirnya, Pesugihan adalah jalan keluar dari perasaan frustrasi, ketegangan dan keputusasaan akibat sulitnya mengubah nasib secara wajar di tengah persaingan hidup yang semakin keras. Padahal sesungguhnya Pesugihan adalah kesempatan untuk bekerja lebih giat demi mendapatkan kekayaan yang lebih berlimpah pula, karena lelaku Pesugihan berfungsi sebagai pembuka rezeki.

     

    Namun sebagai wawasan, Anda patut mengetahui seluk beluk Pesugihan dalam pengertiannya sebagai ilmu supranatural sayap kiri.  

  • Asal Usul dan Kegunaan Bambu Petuk

    Bambu Petuk pada dasarnya adalah sebuah anomali. Karena ia memiliki pertemuan ruas atau buku pada batangnya. Ruas bambu yang bertemu (=pethuk) inilah yang menjadi awal penamaan Bambu Pethuk. Secara bahasa, istilah Bambu Pethuk atau Pring Pethuk ini bermakna ‘bambu bertemu ruas’.

  • Berbagai Jenis Makhluk Halus Pesugihan

    Ada dua macam makhluk halus, yaitu makhluk halus asli yang ditakdirkan sebagai makhluk halus dan makhluk halus dari golongan manusia yang telah meninggal. Seperti halnya manusia, makhluk-makhluk halus itu ada yang bersifat baik dan ada yang jahat. Ada pula yang cerdas dan yang bebal. Makhluk-makhluk halus asli yang mendiami masing-masing alam itu pun mengenal pangkat dan derajat tinggi, seperti: raja, ratu, menteri dan lain-lain serta yang berpangkat rendah, seperti: prajurit, pegawai, pekerja bangunan, dan lain sebagainya.

     

    Kedatangan makhluk halus kadangkala ditandai dengan bertiupnya udara dingin yang membuat bulu kuduk berdiri, terkadang ditandai juga dengan udara berkabut. Gejala alam yang muncul sebagai pertanda kehadiran makhluk halus antara lain angin kencang, petir, cahaya, bayangan, lesatan api dan lain sebagainya. Seringkali, makhluk halus hanya terdengar suaranya tanpa menampakkan wujud.

  • Kisah & Keberadaan Keris Mpu Gandring

    Keberadaan Keris Mpu Gandring masih terus dipertanyakan. Entah sudah berapa banyak orang yang berusaha untuk menemukan keris pusaka ini. Atau paling tidak, sekedar ingin menguak misteri dibalik menguapnya Keris Empu Gandring yang terkenal kesaktiannya.

  • Kisah Ayat Seribu Dinar, Amalan Ilmu Pesugihan Islam

    Membahas seputar Ilmu Pesugihan Islam tidak mungkin lepas dari amalan Ayat Seribu Dinar. Apa itu Ayat Seribu Dinar? Ayat Seribu Dinar adalah amalan khusus kekayaan yang berasal dari QS. Ath Thalaaq ayat 2-3. Dinamakan demikian karena amalan ini membawa berkah kekayaan tidak terbatas, serta kemudahan dalam segala upaya di dunia.

  • Mengapa Pilih Pesugihan Tanpa Tumbal?

    Sebagai seorang praktisi supranatural yang mengusung jati diri Pesugihan, saya memang sejak awal diwajibkan untuk maklum. Maklum bila orang secara salah kaprah menganggap bahwa ilmu yang saya ajarkan adalah sesat. Maklum bila orang langsung menyematkan label ‘syirik’ di jidat saya tanpa berpikir dua kali. Tetapi apapun kata orang, saya tidak pernah mempersyaratkan tumbal kepada siapapun.   

  • Percaya Pada Batu Akik Bertuah, Hukumnya?

    Kadang, ketertarikan kita terhadap batu akik bertuah bisa menjadikan serba salah. Di satu sisi, kita meyakini adanya hal-hal yang sifatnya gaib alias tidak kasat mata. Kita mempercayai keberadaan benda pusaka, termasuk batu bertuah atau batu mustika. Tetapi di sisi lain kita juga tidak mau terseret ke dalam lembah kemusyrikan. Jadi, benarkah menggunakan batu akik bertuah itu haram? 

  • Pesugihan Uang Gaib, Adakah?

    Konon katanya, di alam gaib sana ada tumpukan uang yang tersimpan. Asal bisa dan bersedia melakoni sejumlah ritual, maka kita bisa ‘menarik’ uang tersebut dan menggunakannya untuk keperluan kita di dunia nyata. Setiap kali mendengar kisah ini Anda pasti bertanya-tanya, “Benarkah uang gaib ini ada dan bisa didatangkan?”

  • Susahnya Memelihara Tuyul, Anak Sendiri Bisa Sampai Mati

    Sampai hari ini masih tidak sedikit orang yang datang kepada saya dengan niat untuk memaharkan tuyul. Paling lucunya adalah, ketika orang yang berniat memelihara tuyul tersebut bahkan belum luwes merawat anak kandungnya sendiri. Lha kok ya niat sekali mau merawat tuyul segala. Padahal, orang yang berkeinginan untuk memelihara tuyul berarti harus siap untuk merawat si tuyul ini ibarat merawat anak sendiri. Menyediakan kamar tidur lengkap dengan kasur, mainan, makanan, permen dan bahkan mengajak jalan-jalan.

  • Tempat Keramat Pesugihan

    Telah menjadi pengetahuan umum bahwa pantai di sebelah selatan Pulau Jawa bukanlah pantai sembarangan. Melainkan sebuah keraton atau kerjaan gaib yang tidak dapat dilihat dengan mata manusia biasa. Letak pintu gerbang kerajaan gaib ini berada di Parangkusuma, Yogyakarta. Adalah Kanjeng Ratu Kidul yang berkuasa di kerajaan gaib ini. Layaknya tata pemerintahan dalam kerajaan manusia, keraton gaib juga memiliki tatanan pemerintahan mereka sendiri. Dalam memimpin kerajaannya, Kanjeng Ratu Kidul didampingi oleh Nyi Blorong sebagai patih. Tugas patih antara lain menyelenggarakan upacara khusus dalam keraton dan memerintah serta membawahi para prajurit.

  • Tirakat Pati Geni, Lebih Dari Sekedar Mematikan Api

    Secara bahasa istilah ‘pati geni’ berarti mematikan api. Inti dari tirakat atau puasa Pati Geni adalah mematikan api nafsu di dalam diri. Caranya adalah dengan menghentikan segala aktifitas sehari-hari, termasuk makan, minum dan tidur. Selain menghentikan semua aktifitas yang biasanya dilakukan, pelaku tirakat Pati Geni juga tidak boleh terkena cahaya sedikitpun selama tirakatnya berjalan. Hanya boleh berdiam di dalam ruangan yang gelap gulita, bahkan untuk buang air kecil pun tidak boleh keluar dari sana. Enaknya, mantra Pati Geni memang tidak seberapa panjang untuk dihafalkan.

  • 9 Lelaku Pesugihan Jawa

    Seperti halnya dalam aliran kejawen, Pesugihan Jawa juga mengenal ritual, lelaku atau tirakat yang terdiri dari puasa dan tapa (semedi). Tujuan akhir dari dilakukannya semua lelaku tersebut adalah sama, yaitu untuk mencapai kemakmuran hidup. Meski tujuan akhirnya sama, prosesnya bisa jadi berbeda. Sama-sama membaca mantra, bertapa dan berpuasa, bukan berarti yang diniatkan seorang pelaku Pesugihan Jawa juga sama.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Secara Gratis dan Berkala,
Dewi Sundari memberikan informasi penting sekaligus tips-tips memperkaya diri dari pandangan spiritual.
Pastikan Anda mendapatkan informasi penting tersebut dengan mendaftarkan alamat email aktif di bawah ini.

Masukkan Data Diri Anda

 

 

Paranormal Pesugihan Jawa

 

Alamat Kantor

Wisma Iskandarsyah Blok A-10

Jl. Iskandarsyah Raya Kav. 12 - 14

Jakarta Selatan 12160

(Sebelum Datang, Daftar Dulu)

 

 

Staf Admin - Mas Wahyu
0857 6211 8383 (Indosat)
Telepon | SMS
Email :
adm.dewisundari@gmail.com
BBM & WA :
bbm staf admin 56859C10 | WA staf admin 085762118383

 

Dewi Sundari

Pakar Kejawen
0822 3112 2168

paranormaldewisundari@gmail.com
Add Friend

atau
via Contact Pesan Silakan Klik Disini

Jam Kerja

Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB

Sebelum datang, telepon dulu.