Ini yang Membuat Makhluk Halus Betah di Rumah Anda

Kali ini, bahasan kita adalah seputar makhluk halus. Atau boleh juga Anda sebut sebagai hantu. Kita akan membahas, tentang perilaku apa saja, yg tanpa Anda sadari, menjadikan makhluk halus kerasan. Entah itu kerasan menghuni rumah Anda, atau kerasan mengikuti Anda.

Anda yang sudah cukup lama mengikuti channel ini, pasti sudah cukup sering mendengar saya menyampaikan, bahwa jika kadang kala kita bersinggungan dengan makhluk halus, maka ada baiknya hal tersebut kita anggap sebagai sebuah kewajaran. Sebab kita memang berbagi satu jagad yang sama, hanya berbeda dimensi saja.

Tetapi memang, secara umum diyakini, bahwa ada sejumlah tempat-tempat tertentu, yang menjadi kesukaan para makhluk halus. Dan tanpa kita sadari, kebiasaan kita ternyata berpengaruh terhadap betah tidaknya sang makhluk halus, di tempat tersebut.

Ada beberapa kebiasaan, atau perilaku, yang dipercaya bisa memicu kedatangan makhluk halus. Terutama bagi kita yang terbilang cukup sering bepergian. Sehingga makhluk halus menjadi kerasan di rumah kita, atau bahkan kerasan mengikuti kita.

Apasaja Perilaku Yang Membuat Makhluk Halus Betah Dirumah Anda

Yang pertama, adalah tindakan kita yang membiarkan rumah kosong dalam jangka waktu lama. Banyak dari kita, tidak paham, bahwa seperti halnya manusia, makhluk halus yang tidak kasat mata, juga memiliki keinginan untuk bertempat tinggal.

Menempati rumah kosong yang tidak berpenghuni, merupakan sesuatu yang mereka anggap sebagai peluang. Karena tidak ada aktivitas rutin yang dilakukan di rumah tersebut.

Inilah mengapa, ada baiknya Anda tidak membiarkan rumah Anda kosong terlalu lama. Sebab percuma punya rumah bagus, jika tidak sempat terurus, dan Anda justru pergi terus menerus.

Kemudian yang kedua, akan menjadi kerasan makhluk halus di rumah Anda, bila ada ruang kosong yang tidak difungsikan. Benar-benar tidak dihuni. Ada tempat tidur, tetapi tidak pernah ditiduri. Sama sekali tidak ada aktivitas apapun.

Kamar semacam inilah, yang menjadi semacam magnet pengundang makhluk halus, sehingga datang, tinggal, dan menetap dengan betahnya. Bila Anda memiliki kamar semacam ini di rumah, ada baiknya sering dibacakan ayat suci.


Baca Juga :


Kemudian kebiasaan yang ketiga, bisa dibilang merupakan perilaku yang seringkali tidak kita sadari. Yaitu kebiasaan berisik di kamar mandi. Dan tidak menjaga kebersihan kamar mandi tersebut.

Banyak orang percaya, bahwa kamar mandi merupakan tempat favorit makhluk halus di setiap rumah. Sebab disanalah kotoran dibuang, dan makhluk halus dikatakan menyukai hal-hal yang bersifat kotor. Padahal, kamar mandi merupakan tempat yang rutin didatangi setiap hari.

Maka sebisa mungkin, jagalah kamar mandi senantiasa bersih. Jangan suka berlama-lama dan berisik disana, apalagi berkata-kata buruk.

Ada juga yang bilang, bahwa jika tidak ingin makhluk halus kerasan di rumah kita, sebaiknya jangan membuang air panas. Dinginkanlah lebih dulu, baru dibuang.

Perilaku selanjutnya yang menjadikan makhluk halus kerasan terhadap Anda, adalah kebiasaan membuang sampai di sungai. Karena banyak dari mereka tadinya, berdiam disana. Tapi kemudian tempat tersebut Anda kotori. Sehingga mereka pun berusaha membalas dengan mengikuti Anda kemanapun pergi.

Perilaku kelima, yang juga tidak sebaiknya dilakukan, bila kita tidak ingin makhluk halus menjadi kerasan, adalah kebiasaan mengencingi pohon. Khusus poin kelima ini, memang lebih banyak dilakukan laki-laki daripada perempuan.

Terakhir, perilaku lain yang menjadikan makhluk halus kerasan, adalah kita tidak mencuci kaki dan tangan sebelum tidur. Yang mana, ini sebenarnya merupakan kebiasaan yang tidak higienis.

Diluar kelima kebiasaan atau perilaku ini, ada satu hal lagi yang secara umum dipercaya menjadikan makhluk halus kerasan tinggal di rumah Anda. Yaitu adanya gambar bernyawa atau patung yang memenuhi rumah tersebut.

Termasuk kategori gambar bernyawa, adalah lukisan-lukisan makhluk hidup, entah itu manusia atau binatang. Lukisan-lukisan dan patung inilah, yang kemudian ditinggali oleh makhluk halus.

Tentu saja, Anda boleh percaya boleh tidak. Kita anggap saja pengetahuan ini sebagai wawasan, siapa tahu bisa menjadikan diri kita lebih perhatian, sekaligus lebih menjaga kebersihan. Akhir kata, dari saya cukup sekian, semoga bermanfaat.


Ada Pertanyaan? Jangan Ragu Untuk Konsultasi : Klik Via Whatsapp