Keris Berhawa Panas, Cocok Untuk Kewibawaan dan Pendukung Jabatan

Bahasan kita kali ini, cocoknya untuk Anda yang punya keris. Atau ada minat untuk memiliki keris. Karena kali ini, kita akan membahas tentang Keris Berhawa Panas.

Ini termasuk salah satu poin penting, bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk memiliki keris tertentu. Karena tidak semua orang akan cocok dengan keris yang berhawa panas.  Meskipun sebenarnya, hawa panas yang dipancarkan sebilah keris, sebenarnya ditujukan untuk mendukung kewibawaan, kekuasaan, kesaktian, dan pendukung jabatan.

Agar si pemilik keris ini nampak angker dan disegani. Jadi kebanyakan keris-keris yang tuahnya secara khusus diperuntukkan tujuan-tujuan tersebut, ya memang termasuk keris berhawa panas. Biasanya demikian.

Masalahnya, keris-keris yang hari ini kita miliki, sebagai warisan turun temurun, tentunya dapat dikatakan sebagai keris bekas pakai. Ditempa bukan secara khusus untuk pegangan Anda, tapi dulunya disesuaikan dengan kebutuhan nenek moyang Anda sebagai pemilik pertama.

Bila keris tersebut tadinya ditujukan sebagai pegangan untuk kesaktian, kewibawaan, atau kesaktian, maka memang besar kemungkinan keris ini akan berhawa panas. Yang mana, hawa panas ini dimunculkan secara sengaja, oleh empunya keris, dengan cara menambahkan bahan meteorit, dalam logam campuran keris tersebut.

Hawa panas suatu keris, juga bisa jadi berasal dari karakter gaib keris yang bersangkutan.

Tujuannya seperti yang saya sampaikan tadi. Yaitu untuk memunculkan kesan wibawa, sehingga cocoknya menjadi pegangan para pejabat, bangsawan, adipati, panglima, senopati, demang, ataupun lurah. Harapannya agar si pemilik lebih bersemangat, lebih mantap dalam bersikap, lebih bertenaga, dan tajam instingnya.

Tetapi di sisi lain, keris berhawa panas bisa mempengaruhi temperamen seseorang. Menjadikan orang tersebut mudah marah, mudah terpancing emosi, atau istilahnya brangasan. Inilah mengapa dari dulu, orang tua cenderung kurang setuju, bila kita menyimpan keris berhawa panas sebagai pegangan. Dan ini pula mengapa tidak semua orang, akan cocok dengan keris berhawa panas.
Bukan berarti keris semacam ini buruk. Tetapi kitalah yang belum tentu cocok dengan keris tersebut.

Keris berhawa panas akan lebih cocok dimiliki kalangan muda dengan kesehatan dan aktifitas fisik yang baik. Agar bisa mengimbangi efek panas kerisnya. Sebaliknya, akan kurang cocok untuk mereka yang fisik dan psikologisnya sensitif, atau untuk orang tua yang sudah pensiun. Karena hawa panas keris ini bisa jadi malah akan menguras energi dan melemahkan organ fisiknya dalam jangka panjang.

Kalau jaman dulu, ketika orang merasa sudah cukup tua dan ingin mengurangi aktivitas duniawi, maka keris-keris berhawa panas ini akan diwariskan kepada anak turunnya yang masih muda.

Bila ingin meredam hawa panas suatu keris, cara paling mudah adalah dengan menyelubungi keris tersebut (beserta sarungnya) dengan kain katun hitam. Atau sebagian orang mengakalinya dengan menambahkan butiran emas atau kalung emas di bagian gagang keris.
Kurang lebih seperti itulah, yang dapat saya sampaikan seputar keris berhawa panas. Jadi bukan berarti Anda tidak boleh memiliki keris semacam ini, cuma memang butuh sedikit perhatian tersendiri.

Karena bila dimiliki oleh orang yang sebenarnya tidak cocok, keris berhawa panas akan menjadikan kita jadi mudah marah, mudah emosi, brangasan, dan ujungnya dijauhi banyak orang. Sulit dalam bergaul, dan sulit diterima dalam bermasyarakat.

Demikian dari saya, semoga bisa memberikan sedikit wawasan dan pertimbangan bagi Anda


Ada Pertanyaan? Jangan Ragu Untuk Konsultasi : Klik Via Whatsapp