Tempat Yang Sering Dipasangi Untuk Mencari Tumbal Pesugihan

Bahasan kita kali ini, adalah seputar pesugihan. Atau lebih tepatnya lagi, seputar tumbal pesugihan. Dan karena membahas seputar pesugihan, maka dari depan, saya tekankan dulu disini, bahwa saya tidak menyediakan layanan apapun, yang bertujuan untuk mendatangkan uang secara ajaib. Mendatangkan uang secara instan, tidak bisa.

Apa yang akan saya sampaikan berikut ini, baiknya ditanggapi sebagai sebuah wawasan saja. Sebagai suatu pengetahuan baru bagi kita. Siapa tahu bisa menjadikan kita lebih waspada dan bijaksana.
Langsung saja, kaitannya dengan pesugihan, Anda pasti pernah dengar istilah tumbal. Kurang lebihnya, tumbal adalah sesuatu yang dikorbankan, sebagai ganti dari kekayaan yang didapatkan.

Beberapa orang berpendapat, bahwa tumbal itu ya mestinya orang yang disayang, orang yang dikasihi. Anggota keluarga, misalnya. Ada juga yang berpendapat, bahwa musuh kita pun bisa ditumbalkan.

Sampai-sampai kita sering lupa, bahwa tumbal itu belum tentu manusia. Hewan juga bisa jadi tumbal. Bahkan pada awalnya, tumbal itu sama sekali tidak berkaitan dengan ritual pesugihan hitam. Melainkan menjadi bagian dari suatu ritual adat, misalnya untuk menolak bala atau menjauhkan penyakit. Awalnya seperti itu.

Tapi kemudian, seperti yang saya yakin sudah pernah Anda dengar dari macam-macam media, istilah tumbal ini sekarang lebih banyak dipakai, untuk merujuk pada seseorang, yang dikorbankan oleh oknum tertentu, untuk mendapatkan kekayaan.

Pertanyaannya sekarang, jika memang tumbal ini tidak harus keluarga, tidak harus orang yang disayang, tidak harus orang yang ikut menikmati kekayaannya, jika tumbal ini bisa siapa saja, lantas bagaimana cara pelaku ilmu hitam ini mendapatkan tumbal?

Caranya adalah dengan memasang jebakan. Jebakannya ini berupa makhluk halus yang mengganggu, yang kemudian secara tidak langsung menjadikan seseorang meninggal karena berbagai sebab. Dan ada sejumlah tempat, yang konon katanya, seringkali dipakai sebagai tempat memasang jebakan oleh para pencari tumbal.

1. Perempatan Jalan Besar

Yang pertama, adalah perempatan jalan besar. Jadi jebakan yang dipasang tadi, akan mengganggu para pengendara mobil maupun motor yang lalu lalang disana. Sasaran utamanya tentu saja, adalah pengendara yang pikirannya sedang kosong. Melamun. Tidak fokus.

Sehingga pikiran mereka gampang dimasuki jin, gampang diganggu, yang kemudian menyebabkan terjadinya kecelakaan. Si pengendara pun tewas, dengan status sebagai tumbal, dan sebagian orang percaya bahwa korban tumbal ini akan bergentayangan, menjadikan tempat tersebut angker.

2. Jembatan Besar

Tempat kedua, yang terkenal sering dijadikan lokasi memasang jebakan pesugihan, adalah jembatan besar. Saya yakin, di daerah Anda masing-masing, pasti ada satu jembatan yang memiliki kisah angkernya sendiri-sendiri.

Ada kalanya pengendara melewati jembatan ini dalam keadaan tidak fokus. Ada kalanya juga naik kendaraan, jalannya terlihat bagus, tapi tahu-tahu masuk ke dalam sungai. Atau mendadak lampu kendaraannya mati di tengah malam. Disinilah, jebakan tadi kemudian beraksi.

3. Pantai atau Laut

Tempat ketiga, jebakan pesugihan ini bisa juga dipasang di pantai atau laut. Sasarannya, adalah para pengunjung atau wisatawan, yang berlibur untuk melihat ombak atau bermain dengan pasir pantai.

Secara tidak sadar, wisatawan ini dipengaruhi untuk berjalan semakin ke tengah, semakin menjauh dari pantai. Tahu-tahu ombak datang, dan ia pun terseret, tergulung, dan terbawa arus. Kemudian tewaslah ia karena tenggelam.

4. Sungai atau Sendang

Tempat keempat, adalah sungai atau sendang. Atau kadang juga umbul. Sasarannya, biasanya adalah anak-anak, yang bermain-main disana. Pikirannya dipengaruhi, dan tanpa disadari si anak pun tahu-tahu hanyut.

5. Pohon Keramat

Kemudian tempat kelima, adalah pohon keramat. Yang ini mungkin agak jarang. Karena cara kerjanya adalah dengan mempengaruhi pikiran orang yang lewat, agar melihat seolah ada buah-buahan yang ranum di atas pohon tersebut.

Tujuannya adalah agar orang ini tergoda untuk naik ke atas pohon, dan mengambil buah-buahan tadi. Tapi yang ada, ketika dipanjat, orang ini malah jatuh. Dan cacat, atau bahkan meninggal dunia.

Kelima tempat inilah, yang menurut keyakinan masyarakat, paling sering menjadi lokasi pemasangan jebakan, yang mana jebakan ini bertujuan untuk mendapatkan tumbal bagi para pelaku pesugihan hitam.

Mengapa saya katakan pesugihan hitam? Karena ada yang namanya pesugihan putih. Tanpa tumbal, tanpa resiko. Dan tidak bisa mendatangkan uang secara ajaib, karena pesugihan putih itu lebih mengarah pada seperangkat cara untuk memperlancar rejeki kita.

Jadi tetap perlu kerja keras, tetap perlu usaha, sebagaimana wajarnya manusia yang hidup di dunia. Dan tentu saja saya harapkan, Anda lebih memilih cara-cara semacam ini, daripada ngotot mencari cara yang pada akhirnya hanya bakal mencelakai.

Kurang lebihnya seperti itulah, yang dapat saya sampaikan seputar tempat-tempat memasang jebakan pesugihan. Sekali lagi, jadikan wawasan. Semoga menjadikan pengetahuan yang bermanfaat bagi kita. Semoga menjadikan kita lebih hati-hati dan waspada pula.


Ada Pertanyaan? Jangan Ragu Untuk Konsultasi : Klik Via Whatsapp